1. Persiapan sebelum instalasi
Periksa apakah model dan spesifikasi katup putar pengangkut konsisten dengan persyaratan desain, dan konfirmasikan jenis material yang berlaku, volume pengangkut, tekanan kerja, dan parameter lainnya.
Periksa penampilan peralatan untuk kerusakan, deformasi, dll., dan pastikan semua bagian utuh.
Siapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk pemasangan, seperti baut, gasket, sealant, dll.
2. Instalasi
Tentukan lokasi pemasangan katup putar transfer sesuai dengan persyaratan proses dan tata letak peralatan. Pastikan lokasi pemasangan mudah untuk pengoperasian dan perawatan serta memiliki koneksi yang lancar dengan peralatan hulu dan hilir.
Pasang katup putar pengangkut pada braket atau alas dan kencangkan dengan baut. Pastikan badan katup sejajar selama pemasangan untuk menghindari kemiringan yang memengaruhi pengoperasian peralatan.
Hubungkan peralatan hulu dan hilir, seperti pipa umpan, pipa pembuangan, dll. Saat menghubungkan, pastikan bahwa antarmuka antara pipa dan katup putar pengangkut tertutup rapat untuk mencegah kebocoran material.
Pasang perangkat penggerak, seperti motor, reduksi, dll. Pasang dan sambungkan dengan benar sesuai dengan manual peralatan untuk memastikan konsentrisitas yang baik antara perangkat penggerak dan poros katup putar pengangkut.
3. Mendebug
Sebelum penggunaan formal, lakukan debugging tanpa beban. Nyalakan perangkat penggerak dan amati apakah rotor katup putar pengangkut berjalan lancar dan apakah ada suara atau getaran yang tidak normal.
Periksa kekencangan peralatan dan amati apakah ada kebocoran material. Jika terjadi kebocoran, sesuaikan perangkat penyegel atau ganti komponen penyegel tepat waktu.
Sesuaikan kecepatan rotor dan tentukan kecepatan yang sesuai menurut kebutuhan pengangkutan yang sebenarnya. Kecepatan yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kerusakan material atau peningkatan keausan peralatan, sedangkan kecepatan yang terlalu rendah dapat memengaruhi efisiensi pengangkutan.
4. Jalankan operasinya
Buka peralatan hulu dan masukkan material ke dalam katup putar pengangkut. Perhatikan pengendalian laju aliran dan kecepatan aliran material untuk menghindari kerusakan pada peralatan yang disebabkan oleh gaya benturan yang berlebihan.
Amati pengoperasian katup putar pengangkut untuk memastikan pengangkutan material berjalan lancar. Jika ditemukan penyumbatan atau kemacetan material, hentikan mesin tepat waktu untuk memeriksa dan mengatasi kesalahan.
Periksa secara berkala parameter pengoperasian peralatan, seperti kecepatan, arus, suhu, dll. Jika terjadi perubahan yang tidak normal, penyebabnya harus segera dianalisis dan tindakan yang sesuai harus diambil.
Perhatikan perawatan peralatan, bersihkan secara berkala material dan serpihan yang terkumpul di dalam peralatan, serta jaga kebersihan peralatan.
5. Operasi penutupan
Bila tugas pengangkutan telah selesai, hentikan terlebih dahulu pengumpanan peralatan hulu, dan kemudian hentikan alat penggerak setelah semua material dalam katup putar pengangkut telah dikeluarkan.
Memeriksa dan merawat peralatan, seperti pembersihan, pelumasan, pengencangan, dll.
Matikan pasokan listrik dan katup peralatan, dan pastikan perlindungan dan penyimpanan peralatan yang tepat.
Penggunaan katup putar pengangkut yang benar memerlukan kepatuhan yang ketat terhadap prosedur pemasangan, komisioning, dan pengoperasian, dan perhatian harus diberikan pada pemeliharaan peralatan untuk memastikan pengoperasian yang stabil dan penggunaan peralatan dalam jangka panjang.
Jika Anda ingin tahu cara menggunakan katup putar pengangkut, selamat datang untuk mengunjungi www.wxconveyor.com!

